Tuesday, 29 November 2016

Semoga kita akan lebih kuat dan tabah

Kita cuba melupakan semua kenangan manis itu.. kita terus pandang ke depan. . hanya doa yg selalu dikirimkan . . kita tersenyum bahagia dengan kehidupan kita hari ini.. dan pada saat itu kita merasakan kita sudah melupakan nya. . tapi hakikatnya.. kenapa? bila sesorang  menyebut  namanya . . hati kita merasa sebak? getaran  itu masih ada.. kenapa ? sedangkan kita sudah yakin dan kita sudah begitu gembira dengan kehidupan kita pada saat ini..
Biarpun getaran itu masih ada... biarpun situasi kita berubah 100 peratus. .tapi semua itu hanya lah untuk seketika..  dan kita masih dapat mengatasinya... sedarlah kita bahawa hati kita bagaikan kapas.. kita ingin menafikannya tapi hakikatnya dia pernah hadir dalam kehidupan  kita.. dan tak mungkin kita akan membenci dirinya.. walau apa pun yg terjadi.. walau apa pun yang kita rasa..dan dengan semua kejadian.. dengan segala peristiwa pahit dan manis yg kita lalui dlm hidup  ini.. membuatkan kita lebih kuat .. kita tabah hadapi . . wpun ada ketika kita merasa sebak..dan ingin menangis..  kerana air mata membuatkan kita jadi lebih kuat... pastinya segalanya itu akan berlalu dengan pantas bagai angin lalu.. Melupakan itu memang sukar tapi inshaaAllah, masa akan bantu hati kita untuk pulih dan terima perpisahan itu.
Ingatlah Seandainya kita  berduka, ambillah wudu', tunaikanlah solat sunat dua rakaat, mohon kepadaNYA dipermudahkan segalanya. .. dan
Hari yang mendatang tidak akan memberikan sebarang makna jika peristiwa semalam tidak dijadikan teladan.
Apabila kita rasa sunyi dan perlu teman untuk berbual. Tadah tgn dan bercerita padaNya yg mendengar.Dia sentiasa ada dan akan bantu kita..  terima kasih Ya Allah..

"When you've finally understood the Decree of the Almighty, you won't be sad. You know whatever happens is by His Will & it's best for you".

Rintihan hati

Terkadang di hati ini merasa sedih.. sesuatu perasaan yang tak dapat dilafazkan dengan kata kata.. yang pasti aku terluka dan kecewa.. yer hati kecil ini sungguh kecewa sebenarnya..   padaNya tempat aku mengadu.. sesungguhnya Allah mengetahui  segalaNya . . kau lembutkan dan sembuh kan lah hatiku ini Ya Allah.. hanya padaMu tempat  aku mengadu.. berikan lah aku kekuatan  dan ke tabahan untuk menghadapi segalanya...  Alhamdulillah . . Astaghfirullahal'azim . .. setiap saat di waktu hati kita kegelisahan . . perbanyakanlah lah istiqfar kepadaNya..

“When you don’t have a shoulder to rest your head on, remember you always have the ground to rest your forehead on.”


Thursday, 3 November 2016

selamat tinggal




Cukup sampai disini saja, sememangnya aku telah lelah dengan semua ini. Maaf jika aku begitu egois, Terima kasih untuk semuanya , kalian semua memang baik, tapi cukuplah , aku sudah penat, biarlah aku pergi bawa diri dan jauh dari kalian semua, kalian yg aku kenal berbelas tahun lebih memilih die yang baru kalian kenal tak sampai setahun...Alhamdulillah aku dapat kenal kalian yang hebat hebat belaka, terima kasih untuk segalanya, Aku memang bukanlah seorang sahabat yang sempurna dan baik untuk kalian semua, terkadang aku khilaf. Untuk itulah aku membebaskan kalian semua , memberi ruang untuk kalian mencari sahabat yang lebih sempurna dan baik untuk diri kalian.  Selamat tinggal sahabatku. 



Saturday, 20 February 2016

We love You

Pertama kali berjauhan dgn puteriku. . Berat hati nak lepaskan kakak masuk asrama penuh..  tapi mama tunaikan juga permintaan kakak.. walaupun mama dan papa akan ke sunyian nanti.. kami kena belajar lepaskan kakak..  kami tahu ini semua utk masa depan kakak.. setiap hari kami merindui kakak.. . we love u kakak.. . jangan tinggal solat.. usaha dan doa..


Thursday, 10 December 2015

Cinta tidak boleh dipaksa

Sesungguhnya 
Terkadang untuk merasa diri dicintai
Kita harus membayar dengan harga yang amat tinggi
Kita berusaha ikutkan semuanya
Kerna hati dan jiwa yang memilih dia
Tak mengapalah.
Andai itu yang perlu kita bayar
Untuk sedikit rasa di hargai
Dan ingin dicintai olehnya walaupun tawar dan hambar
Pun kita sudi pada yang tak sudi
Kita memberi pada yang tak ingin memiliki
Setelah berusaha
Kita masih gagal kiranya
Apakan daya
Hanya mampu membiarkan saja
Melihatnya dari jauh
Hanya bayangnya yang mampu kita sentuh
Bergitulah rasanya diri
Andai mencintai pada yang tidak pandai menghargai
Memberi pada yang tak sudi
Jasadnya segar ,namun hatinya mati
Bersama egonya sendiri
Let it be



Mengertilah

Sayang
Sekian lama tiada puisi buatmu..
Tapi hari ini ..
ingin aku khabarkan 
hujan petang ini , telah membuka suara rinduku padamu
Meski kita tak pernah bersua
Meski hidup berpisah-pisah
Namun rindu kejap dalam hati
Dan ia tak pernah mati-mati.
Semoga dikau mengerti

Rindu itu

Sayang
Andai titisan hujan itu 
Bisa dikira jumlahnya
Bayangkanlah bertapa banyaknya rinduku padamu
Ia tanpa henti
Mengalir dan mengalir lagi
Dan andai ia menyentuh bumi
Ia bercampur dan mengalir kesatu distinasi
Ketakungan
kelembah
Kesungai dan kelaut
Tak terbilang
Dan rasa rindu itu hanya akan hilang
Bila saja
Kau datang